Kamis, 27 November 2025

BANGUN PAGI

 

Semangat Ceria Pagi Hari

 

BANGUN PAGI

Fase: A

Karya: Romdiyah

 

 

 

Kukuruyuk … Petok … Petok ….

Suara ayam mulai terdengar di telinga Fathir

pagi hari ini  sejuk dan segar

 

 

 

 

Bergegaslah fathir bangun tak lupa membaca doa

“ Alhamdulillahilladzi Ahyaana Ba’dama Amatana Wailaihinnusur”.

 

 

 

Dilepaslah selimut dari tubuh fathir dan ia berjalan menuju kamar mandi untuk mandi dan Bersiap-siap shalat shubuh

 

 

 

Ibu … Ibu … “Teriak suara Fathir dari bilik kamarnya” Aku sudah bangun ibu, aku bangun tepat saat suara adzan shubuh dan kokok ayam terdengar.

 

 

 

Setiap hari aku selalu bangun pagi agar tubuhku menjadi sehat dan kuat

 

 

 

 

Ibu melangkah dengan derap Langkah perlahan menuju kamar fathir, ibu memanggil Fathir dengan suara khasnya “Fathir anak shaleh Ibu”

 

 

 

Setelah mendekat ibu memeluk Fathir dengan seraya memujinya, “Fathir anak ibu yang shaleh, tampan dan rajin” dikecupnya kening fathir tanda ibu saying dengan Fathir.

 

 

 

Ibu … Ibu … Aku anak ibu, aku akan selalu membuat ibu bahagia dan tak akan menyusahkan ibu lagi

 

 

 

Setiap malam setelah aku shalat aku selalu berdo’a agar aku menjadi anak yang selalu membahagiakan ibu

 

 

 

Setiap malam aku tak pernah tidur larut malam, aku membuat jadwal kegiatan sehar-hari agar hidupku menjadi disiplin

 

 

 

Aku memulai hariku dengan selalu mengingat nasehat ibu, tidak boleh tidur malam, bangun pagi-pagi dan giat belajar

 

 

 

 

Setekah aku belajar, aku rapihkan Kembali semua alat-alat tulisku, aku siapkan buku untuk esok hari aku belajar di sekolah

 

 

 

 

Sebelum tidur aku mencuci tangan dan kakiku agar tubuhku sehat dan terbebas dari kuman serta bakteri

 

 

 

 

 

Oh ya ibu, sebelum aku tidur aku selalu membaca do’a, “Bismika Allahumma Ahya Wabismika Aamuut”

 

 

 

 

 

Aku padamkan lampu kamarku dan menggantinya dengan lampu tidur agar ibu tidak harus membayar mahal biaya Listrik

 

 

 

 

Sambil menunggu mataku terkantuk, ibu pasti membacakan Dongeng untukku

 

 

 

 

 

Aku tidur disebelah ibuku sambil mendengarkan dongeng yang dibacakan ibu, ku peluk erat tubuh ibu

 

 

 

 

 

Ternyata pelukan ibu membuat hatiku menjadi tenang dan tidurku menjadi pulas, aku Bahagia sekali memiliki ibu sepertimu ….

 

 

 

 

Sejak aku berusia 5 tahun aku selalu diajarkan ibu untuk belajar mandiri, bahkan di usia aku sekarang tidak manja lagi sama ibu

 

 

 

 

Ternyata dengan tidak tidur larut malam akan membuat kita terbiasa bangun pagi teman-teman, dengan demikian kita tidak akan terlambat datang ke sekolah

 

 

 

Bangun pagi sangat bermanfaat bagi tubuh kita, tubuh menjadi bugar, tidak mudah lesu karena sebelum ke sekolah kitab isa jalan pagi atau berolah raga rutin

 

 

 

 

Sekarang aku tak akan malas-malas lagi, aku akan selalu bangun pagi agar hidupku menjadi lebih semangat dan orangtuaku bangga memiliki anak seperti aku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  Ibuku Wanita Hebat ( Kekuatan Ibu Semangat Kami)       Karya : Romdiyah MI. ASH-SHIDDIQIN         Pagi ini sangat ce...